Neuro Linguistic Programme ala Paulo Coelho

Paulo tidak mengira bahwa dia harus jauh-jauh terbang ke Eropa untuk mendapatkan sesuatu yang sangat diinginkannya, yaitu Pedang Sang Magi. Kedatangannya ke Eropa tersebut membawanya ke sebuah perjalanan melalui jalan yang di abad pertengahan dikenal sebagai Jalan Misterius menuju Santiago. Dan perjalanan itu bukanlah sebuah perjalanan biasa, tetapi sebuah perjalanan ziarah yang suci bagi umat Kristiani. Dengan ditemani pemandunya yang misterius bernama Petrus, Paulo melakukan perjalanan sejauh tujuh ratus kilometer dari Saint-Jean-Pied-de-Port di Prancis hingga Katedral Santiago de Compostela di Spanyol. Di perjalanan itu pula Paulo mengalami banyak ujian. Mulai dari yang mempertaruhkan nyawanya hingga bertemu dan melawan iblis. Bukan hanya demi menemukan pedang yang diinginkannya, tapi juga demi menemukan arti hidup, kebijaksanaan, dan keimanan.

***

Setelah menyelesaikan buku ini—hingga saya menulis review ini—saya masih belum dapat memastikan apakah buku ini murni fiksi atau memoar dari Paulo Coelho. Jika ini adalah sebuah cerita fiksi, maka ini adalah cerita yang dikemas secara luar biasa oleh Paulo Coelho karena menyajikan banyak fakta historis yang menarik dan pelajaran hidup yang luar biasa. Dan jika ini adalah sebuah memoar, maka hanya satu tanggapan saya: speechless!

Continue reading

Advertisements

Belajar Sejarah Perang Dunia dari Sebuah Novel

Fall of Giants (Runtuhnya Dinasti Raksasa)

oleh Ken Follett

Penerjemah: Alphonsus C. Putro

Esensi; Oktober 2010

ISBN 978-979-099-304-4

Rate: 4/5

Franz Ferdinand terbunuh di Sarajevo. Kaisar Austria-Hungaria yang tidak terima putra mahkotanya tiada berniat menginvasi Serbia, tempat di mana sang putra mahkota terbunuh dan pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Bersama sekutunya yang setia, Jerman, mereka ingin membuat Serbia mempertanggung jawabkan peristiwa naas tersebut. Sekutu Serbia pun tidak tinggal diam. Rusia dengan kekuatan prajurit terbesar di dunia bersiap memobilisasi pasukannya ke perbatasan barat Rusia. Inggris dan Prancis yang merupakan sekutu Rusia juga ikut bereaksi.

Kejadian-kejadian itu mengejutkan Fitz dan Walter. Mereka sudah lama bersahabat, tetapi kejadian itu membuat mereka harus berperang satu sama lain. Fitz memimpin pasukan Inggris dan Walter memimpin pasukan Jerman. Billy juga harus meninggalkan pekerjaannya sebagai penambang batu bara di Wales untuk bergabung dengan militer membela panji Inggris Raya. Gus Dewar juga harus meninggalkan karier politiknya sebagai penasihat presiden ketika Jerman menerapkan perang kapal selam tak terbatas yang membuat AS ikut berperang. Dan jauh di timur Eropa Grigori terpaksa bergabung dengan militer Rusia karena memiliki masalah dengan kepolisian Rusia.

Mereka semua berasal dari lima keluarga yang berbeda dan lima negara yang berbeda pula. Namun satu takdir membuat mereka saling terkait satu sama lain, yaitu Perang Dunia I. Mereka harus menghadapi kenyataan bahwa terkadang kawan bisa menjadi lawan, dan lawan pun bisa menjadi kawan.

***

Buku ini sangat berbobot. Berbobot dalam makna denotatif maupun konotatif. Bagaimana tidak? Dengan dimensi panjang 24,5 cm, lebar 17,5 cm, tebal 6 cm (xiv + 928 halaman), serta sampul hardcover benar-benar membuat buku ini kokoh dan berbobot. Begitu juga isi buku ini. Mengambil latar belakang sejarah Perang Dunia I menjadikan buku ini sebagai sebuah novel historis yang padat akan informasi dan data sejarah nan akurat yang mampu membuat kita secara tidak langsung (dan tidak sadar) juga belajar sejarah.

Continue reading

Pelajaran Hidup dari Seorang Pelacur

Maria adalah seorang gadis muda dan lugu dari pedalaman Brazil. Sejak kecil dia mendambakan suatu saat nanti dia akan menemukan cinta sejatinya. Namun, hal itu tidak kunjung didapatkannya ketika dia mulai beranjak dewasa. Nasibnya seakan-akan berubah ketika di Rio de Janeiro dia mendapatkan tawaran untuk menjadi seorang aktris di Swiss. Bayangan menjadi seorang aktris terkenal, kaya, dan siapa tahu di Swiss nanti akan menemukan cinta sejati membuat Maria menerima tawaran tersebut. Tapi, hal tersebut hanya janji manis belaka. Kenyataannya Maria harus menjadi pelacur untuk bertahan hidup di lingkungan yang sama sekali asing baginya. Impiannya untuk menemukan cinta sejati seketika punah saat menjalani profesi tersebut. Namun, segalanya berubah ketika dia bertemu Ralf, seorang pelukis yang ditemuinya di sebuah bar. Pelan-pelan pria itu masuk ke kehidupannya dan mengubah pandangannya: Apakah benar di dalam dirinya masih ada cahaya? Haruskah dia berhenti menjalani profesi sebagai pelacur? Apakah cinta sejati memang benar-benar ada? Dan apakah seks bisa menjadi sesuatu yang sakral?

***  

Eleven Minutes—Sebelas Menit. Sebuah judul buku yang mengundang tanda tanya dari penulis sekelas Paulo Coelho. Apalagi jika dikaitkan dengan sinopsis yang ada di kover belakang buku yang menyatakan buku ini secara garis besar bercerita tentang kisah perjalanan hidup seorang pelacur. Tanda tanya itu membuat saya nekad untuk membeli dan membaca buku ini meski pengalaman saya sebelumnya dalam membaca karya Paulo Coelho—yaitu The Alchemist—tidak terlalu menyenangkan. Meski dibayang-bayangi keraguan oleh isi buku ini—seperti bahasa yang berat, alur cerita dan pesan-pesan filosofis tersirat yang sulit dipahami—rasa penasaran saya untuk mencari kaitan antara judul dan jalan cerita buku ini mengalahkan keraguan saya tersebut. Dan jadilah saya untuk membeli buku ini.

Continue reading

Setiap Orang adalah Alkemis

Santiago adalah seorang penggembala domba dari daratan Andalusia. Di suatu waktu ia mengalami mimpi yang sama sebanyak dua kali. Dalam mimpi tersebut ia dibawa ke piramida di Mesir dan diberi tahu bahwa di situ ia akan menemukan harta karun. Dan dalam salah satu perjalanannya menggembala domba ia meminta seorang perempuan Gipsi untuk menafsirkan mimpi tersebut. Sang perempuan Gipsi menyarankan Santiago untuk mencari harta karun tersebut dengan meminta imbalan sepersepuluh bagian dari harta karun itu. Tapi, Santiago masih ragu menuruti saran perempuan Gipsi tersebut. Di saat itu ia justru bertemu Raja Salem. Sang raja juga memberikan saran serupa dengan meminta imbalan sepersepuluh jumlah dombanya. Akhirnya Santiago memutuskan mencari harta karun itu. Petualangan baru pun dihadapinya—melintasi benua menuju Afrika dan melewati padang pasir yang ganas. Berulang kali pula ia kehilangan hartanya dan berkali-kali pula ia menemui jenis orang yang berbeda-beda. Termasuk Sang Alkemis, orang yang berjasa besar membantunya menemukan harta karun itu.

***

The Alchemist sebenarnya buku karya Paulo Coelho yang pertama saya beli, tapi bukanlah karya Paulo Coelho yang pertama kali saya baca secara tuntas. Saya membeli buku ini hampir dua tahun yang lalu karena rekomendasi dari sahabat saya. Namun, setelah terbeli saya malah tidak pernah menuntaskannya. Begitu beberapa waktu yang lalu saya membaca Eleven Minutes—karya Paulo Coelho lainnya—dan dibuat terpukau olehnya, maka saya benar-benar meniatkan untuk membaca ulang dan menuntaskan buku ini. Dan keputusan tersebut memang tepat karena buku ini memang luar biasa!

Continue reading