New Year, New Challenge

Tahun baru, resolusi baru. Katanya sih begitu. Tapi selain itu, tahun baru harus ada challenge baru juga dong. Terutama challenge membaca buku. Menengok challenge yang aku ikuti di tahun 2012 kemarin, banyak sekali manfaat yang aku dapatkan. Mulai dari meningkatnya minat membaca hingga kemampuan menulis review buku. Nah, untuk menjaga ritme tersebut, tahun ini pun aku kembali mengikuti beberapa challenge. Tidak banyak juga sih challenge yang aku ikuti. Tapi paling tidak, cukup lah untuk membuatku tetap termotivasi meningkatkan kuantitas dan kualitas bacaan.

Challenge yang pertama adalah Goodreads Reading Challenge. Challenge ini adalah challenge tahunan yang diselenggarakan oleh Goodreads. Dalam challenge ini kita diharuskan menentukan jumlah buku yang ingin kita baca dalam setahun. Meski tidak ada hadiahnya, challenge ini berhasil memotivasiku untuk terus membaca di tahun lalu. Di tahun lalu aku menargetkan 50 buku dan alhamdulillah target itu berhasil terlewati. Untuk tahun ini aku menargetkan membaca 60 buku. Tidak terlalu banyak memang, tapi paling tidak jumlah itu lebih banyak dari jumlah buku yang aku baca di tahun lalu. Pokoknya jumlah buku yang aku baca tahun ini harus lebih banyak dari jumlah yang aku baca tahun lalu. Syukur-syukur jika aku bisa membaca lebih dari yang aku targetkan tersebut.

Challenge kedua yang aku ikuti adalah Serapium Reading Challenge atau biasa disebut SRC. SRC adalah event tahunan forum buku Kaskus yang edisi perdananya dimulai tahun lalu. Challenge ini bisa dibilang challenge yang “serius” karena berformat kompetisi. Hadiahnya juga lumayan menggiurkan lho. Point utama dari SRC adalah kita membaca dan membuat review buku setiap sebulan sekali selama satu tahun. Untuk tahun ini buku yang dibaca setiap bulannya harus mengikuti tema bulanan yang telah ditentukan. Dua belas tema yang ditentukan itu antara lain sebagai berikut:

Januari ~> Most Favorite Book

Untuk bulan ini kita bisa bebas memilih buku apa saja. Tidak harus buku favorit sih sebenarnya, he-he-he. Aku sendiri tidak memilih buku favoritku untuk bulan ini. Aku malah memilih buku yang belum aku baca, yaitu Dreams from My Father yang ditulis oleh Barack Obama. Mumpung ada buku yang belum terbaca, jadi ya dimanfaatkan saja.

Februari ~> Novel Romantis

Nah, ini dia tema paling susah buatku. Bisa dibilang aku tidak begitu menyukai novel-novel romantis. Kalau novel romantis setingkat karya sastra sih tidak masalah bagiku, seperti Atheis, Sitti Nurbaya, atau Azab dan Sengsara. Karena itu untuk bulan ini aku memilih buku yang tidak berbeda jauh dari buku-buku itu, yaitu Jane Eyre karya Charlotte Bronte.

Maret ~> Ekranisasi

Ekranisasi adalah buku-buku yang ceritanya telah diangkat ke layar lebar/difilmkan. Tema ini dipilih untuk bulan Maret karena tanggal 30 Maret nanti bertepatan dengan Hari Film Nasional. Pilihan buku untuk tema bulan ini sebenarnya cukup banyak. Dan pilihanku jatuh pada The Client karya John Grisham. Buku ini buku yang bagus dan karenanya aku ingin kembali membaca buku ini. Kebetulan juga aku sudah memiliki buku ini, jadi sekaligus menghemat budget beli buku, he-he-he.

April ~> Sastra Indonesia

Salah satu tema favoritku untuk SRC tahun ini! Hingga kini aku benar-benar menikmati sastra Indonesia dan masih mengeksplorasinya. Masih banyak sastra Indonesia bagus yang belum aku baca. Salah satunya adalah Burung-Burung Manyar karya Y.B. Mangunwijaya dan inilah buku pilihanku untuk tema bulan ini.

Mei ~> 1001 Books You Must Read Before You Die

Ini adalah salah satu tema yang sulit untuk tahun ini. Apalagi buku-buku dalam daftar ini sudah terkenal di Serapium sebagai buku yang bikin bingung pembacanya. Sebenarnya aku sudah cukup kapok membaca buku-buku 1001 ini. Tapi, ada beberapa juga yang masih membuatku penasaran. Salah satunya adalah Quo Vadis?. Dan karya Henryk Sienkiewicz inilah yang aku daftarkan untuk tema SRC bulan ini.

Juni ~> Thrillers, Suspense, Mysteries, Crime, Detective

Ini juga salah satu tema yang cocok dengan selera bacaku. Untuk bulan ini aku memilih Death du Jour karya Kathy Reichs karena aku tertarik dengan ceritanya yang mirip dengan cerita serial televisi Bones.

Juli ~> Love Your Childhood

Tema ini dipilih untuk memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli. Buku yang bisa dipilih untuk tema ini hanya terbatas pada buku anak-anak. Aku agak bingung juga harus memilih buku apa untuk kubaca di bulan ini. Setelah mencari-cari referensi di Goodreads, pilihanku jatuh pada sastra klasik karya Frances Hodgson Burnett, The Secret Garden.

Agustus ~> Sejarah, Perang, Militer

Ini juga salah satu tema yang aku sukai saat ini. Kebetulan juga aku sekarang sedang semangat-semangatnya membaca buku-buku sejarah. Dan untuk bulan ini aku memilih buku yang bergenre historical fiction saja, yaitu Imperium karya Robert Harris.

September ~> Travel Literature

Tema untuk bulan ini adalah buku-buku traveling. Kebetulan juga aku sudah lama ingin membaca Sacred Travels karya Lester Meera. Jadi aku memilih buku itu untuk kubaca di bulan ini.

Oktober ~> Paranormal Romances, Sci-Fi, Fantasi

Dari pilihan-pilihan genre tersebut, aku memilih sci-fi karena aku memang menyukai genre ini. Untuk paranormal romance atau fantasi, aku malah tidak punya bayangan akan membaca apa. Jadi pilihanku jatuh pada Sphere karya Michael Crichton.

November ~> Nominasi Khatulistiwa Literary Award (KLA)

Pilihan buku untuk tema ini cukup terbatas, hanya buku-buku yang pernah masuk nominasi KLA. Apalagi banyak di antaranya belum pernah aku dengar judulnya. Setelah mencari-cari referensi, aku tertarik pada Lembata karya F. Rahardi yang memenangkan KLA untuk prosa terbaik pada tahun 2009.

Desember ~> Buku yang Terbit Tahun 2013

Tema ini disediakan untuk memberi ruang bagi kita memilih buku-buku baru yang terbit di tahun ini. Jadi kita tidak usah terburu-buru mengisinya saat mendaftar.

Oh, iya. Kalian juga bisa mengikuti SRC 2013 ini lho. Syaratnya cukup mudah kok. Persyaratan dan peraturan selengkapnya bisa kalian lihat di link berikut ini: SRC 2013.

Lalu challenge ketiga yang aku ikuti adalah Yoshikawa Reading Challenge. Challenge ini aku ketahui infonya dari akun Twitter-nya Mas Tezar Ari Yulianto. Challenge ini mengajak kita untuk membaca karya-karya Eiji Yoshikawa, yang rata-rata bergenre historical fiction. Kebetulan juga aku punya Taiko yang sudah lima tahun belum aku selesaikan. Sebenarnya aku dulu sudah membaca buku ini, tapi hanya mentok di sepertiga awal. Alasanku “pensiun” membaca buku ini adalah buku ini berat, tebalnya mencapai 1200-an halaman dan dikemas dalam hardcover pula. Karenanya aku cepat capek jika membaca buku ini. Kemudian buku ini juga memiliki ukuran font yang kecil sehingga buku ini benar-benar padat dan cepat melelahkan mata. Selain itu aku masih belum terbiasa dengan nama-nama tokoh Jepang yang begitu banyak di buku ini. Apalagi kebanyakan nama-nama tersebut memiliki kemiripan. Jadi saat itu aku agak dibuat bingung juga dengan hal itu. Padahal buku ini sebenarnya sangat menarik karena menceritakan kisah hidup Hideyoshi Toyotomi dari orang biasa sampai menjadi kaisar Jepang atau Sang Taiko. Well, dengan adanya challenge ini semoga aku bisa menyelesaikan buku yang sudah lama nganggur di rak bukuku ini.

Dan challenge terakhir adalah membaca lebih banyak buku nonfiksi. Sebenarnya challenge ini adalah tantangan dari diriku untuk diriku sendiri, he-he-he. Aku membuat challenge ini karena di tahun ini aku ingin menyeimbangkan porsi bacaan fiksi dan nonfiksiku. Kebetulan juga akhir-akhir ini aku sangat tertarik dengan buku-buku yang menceritakan sejarah dan kebudayaan negara ini. Semua itu karena di tahun kemarin aku cukup banyak membaca karya sastra Indonesia yang banyak menyisipkan sejarah dan kebudayaan negeri ini. Dari situ aku semakin sadar bahwa negeri ini memiliki begitu banyak sejarah dan kebudayaan yang tidak boleh kita lupakan. Karenanya aku ingin mengetahui dan mempelajari hal-hal tersebut lebih jauh dengan menantang diriku sendiri lewat tantangan ini. Yah, lumayan lah untuk lebih mengenali negeri sendiri. Sebab siapa lagi kalau bukan kita yang menjaga dan melestarikan sejarah serta kebudayaan negeri sendiri?

Well, setidaknya itulah berbagai macam challenge yang aku ikuti sampai detik ini. Mungkin di hari-hari ke depan aku juga tertarik untuk mengikuti challenge lain. Mungkin juga hanya ini jenis-jenis challenge yang aku ikuti. Dan salah satu harapanku untuk tahun ini tentu saja aku bisa menyelesaikan semua challenge itu dengan baik. Welcome, 2013!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s